iklan caleg
Kesehatan

27 Sempel Otak Anjing Positif Rabies

Avatar photo
×

27 Sempel Otak Anjing Positif Rabies

Sebarkan artikel ini
Kabid Keswan dan Kesmavet - Drh. Edi Putra Darma

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Sumbawa masih terjadi di tahun 2021. Sejak Januari hingga 8 April, tercatat 27 sampel otak anjing dinyatakan positif rabies.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) melalui Kabid Keswan dan Kesmavet – drh. Edi Putra Darma kepada wartawan di Sumbawa.

IKLAN PERTAMINA
banner 325x300

“Sejauh ini jumlah kasus gigitan HPR sebanyak 257 dan yang sudah di VAR 239 hewan. Jumlah HPR yang menggigit 217 hewan. Khusus 2021, dari Januari sampai 8 April 27 yang positif,” ungkapnya.

Diterangkannya, untuk korban gigitan yang positif tersebut mengarah ke 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa. Namun dari jumlah ini, hanya di 19 kecamatan saja yang dapat dikirim sampelnya. Yakni di Kecamatan Empang, Tarano, Plampang, Labangka, Maronge, Moyo Hulu, Utan, Lape, Lopok, Lenangguar, Lantung, Sumbawa, Unter Iwes, Moyo Utara, Moyo Hilir, Lunyuk, Ropang, Labuhan Badas, dan Alas. Sementara untuk kecamatan lain, HPR yang menggigit orang telah lari dan tidak ditemukan.

Dijelaskannya, terhadap kondisi yang terjadi pihaknya terus menggiatkan upaya vaksinasi terhadap anjing peliharaan. Disamping juga melakukan eliminasi terhadap anjing liar.

“Upaya vaksinasi terus dilakukan. Eliminasi juga dilakukan,” bebernya.

Saat ini, jelasnya, di masing-masing kecamatan juga sudah ada posko siaga rabies. Selain itu, tim juga sudah dibentuk. Namun dalam penanganan rabies ini, pihaknya membutuhkan peran semua pihak. Termasuk masyarakat agar melakukan vaksin terhadap anjing peliharaannya.

“Yang sangat dibutuhkan peran kita semua. Termasuk masyarakat bagaimana supaya anjing peliharaannya mohon kiranya untuk kita vaksin,” pungkasnya. (KS/aly)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *