Politik & Pemerintahan

Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2016 (bagian II)

Avatar photo
×

Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2016 (bagian II)

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan Fud Syaifuddin ST
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan Fud Syaifuddin ST
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan Fud Syaifuddin ST
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan Fud Syaifuddin ST

KERJASAMA KABAR SUMBAWA DENGAN BAGIAN PEMERINTAHAN SETDA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

Perencanaan Pembangunan

IKLAN PERTAMINA
banner 325x300

Pada tahun anggaran 2016, urusan perencanaan pembangunan terselenggara melalui 16 Program dengan 61 Kegiatan.Persentase capaian kinerja program dan kegiatan tersebut mencapai 96,96 %: Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan perencanaan pembangunan adalah sebagai berikut:

 

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capain Indikator KinerjaKterangan

 

1Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yg telah ditetapkan dgn PERDAAda
2Tersedianya Dokumen Perencanaan : RPJMD yg telah ditetapkan dgn PERDA/PERKADAAda
3Tersedianya Dokumen Perencanaan : RKPD yg telah ditetapkan dgn PERKADAAda
4Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD100%

 

Adapun alokasi dan realisasi anggaran pelaksanaan urusan penataan ruang sebesar

Rp. 10,315,800,385.00 dengan realisasi sebesar 7,614,498,506.00atau 73.81%.

Perumahan

Pada tahun 2016, urusan perumahan terselenggara dengan 1(satu) program dan 1 (satu) Kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan perumahan  tahun 2016 mencapai 100%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan perumahan adalah sebagai berikut

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Rumah tangga pengguna air bersih 80,25 %

 

2Lingkungan pemukiman kumuh4,65%

 

3Rumah layak huni83,27 %

 

Adapun alokasi dan realisasi anggaran pelaksanaan urusan penataan ruang sebesar

URAIANALOKASIREALISASI%
Belanja Langsung6,218,820,0006,068,427,24497,58
Belanja Pegawai440,000,000440,000,000100
Belanja Barang Jasa5,778,820,0005,628,427,24497,40

Kepemudaan & Olahraga

Pada tahun 2016, urusan kepemudaan dan olahraga terselenggara melalui 2 program dengan 6  kegiatan. Capaian kinerja penyelenggaraan urusan ini mencapai 96,66%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan kepemudaan dan olahraga adalah sebagai berikut.

 

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Gelanggang / balai remaja66.9927
2Lapangan olahraga .193.5345

 

Adapun alokasi dan realisasi anggaran pelaksanaan urusan penataan ruang sebesar 12,873,634,200.00 dengan realisasi sebesar 12,213,986,867.00 atau 94.88%.

  1. Penanaman Modal

Pada tahun 2016, urusan penanaman modal terselenggara dengan 7 (Tujuh) program dan 21Kegiatan.Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan penanaman modal tahun 2016 sebesar 100%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan penanaman modal adalah sebagai berikut

 

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Kenaikan / penurunan Nilai Realisasi PMDN (milyar rupiah)331,9%

Adapun alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 5,277,818,751.00 dengan realisasi sebesar Rp. 4,595,426,567.00 atau  87,07%

Koperasi & UKM

Pada tahun 2016, urusan koperasi dan usaha kecil dan menengah terselenggara dengan 5 (lima) program dan 11 (sebelas) Kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan koperasi dan UKM tahun 2016 sebesar 100%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan Koperasi & UKM adalah sebagai berikut.

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Koprasi aktif74,07%
2Usaha Mikro dan Kecil85,46%

 

Adapun alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 1,087,484,172.00 dengan realisasi sebesar Rp 974,016,822.00 atau 89.57%.

Kependudukan & Pencatatan Sipil

Pada tahun 2016, urusan kependudukan dan catatan sipil terselenggara dengan 6 (Enam) program dan 16 (enam belas) Kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan  kependudukan dan catatan sipil tahun 2016 sebesar 100%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan Kependudukan & pecatatan cipil

adalah sebagai berikut.

 

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Kepemilikan KTP87,58%
2Kepemilikan akta kelahiran per 1000 penduduk311,687.25
3Penerapan KTP Nasional berbasis NIKSudah

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp.  3,453,266,939.000 dengan realisasi sebesar Rp. 3,111,202,745.00(90.09%).

Ketenagakerjaan

Pada tahun 2016, urusan ketenagakerjaan terselenggara dengan 3 (Tiga) program dan 8 (Delapan) kegiatan.Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan ketenagakerjaanpada tahun 2016 sebesar 100%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan Ketenagakerjaan adalah sebagai berikut

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Pelayanan kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja/buruh100 %
2Pencari kerja yang ditempatkanDisakertrans belum memiliki data valid

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 2,260,379,500.00 dengan realisasi sebesar Rp. 1,35,116,400.00 atau 59,86%.

Ketahanan Pangan

Pada tahun 2016, urusan ketahanan pangan terselenggara dengan 6 program dan  20 Kegiatan. Persentase capaian program dan kegiatan ditinjau dari capaian indikator output (keluaran). Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan Ketahanan Pangan adalah sebagai berikut.

 

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1.Regulasi ketahanan panganAda

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar 11.880,338,832.00 dengan realisasi sebesar 10,090,630,457.00 atau 84.94%.

Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Pada tahun 2016, urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak terselenggara dengan 9(Sembilan) program dan 23 (dua puluh tiga) kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada tahun 2016sebesar 99,37%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak adalah sebagai berikut

 

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Partisipasi perempuan di lembaga pemerintah100 % 
2Angka melek huruf perempuan usia 15th keatas100 % 
3Partisipasi angkatan kerja perempuan1,97 % 

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 4,409,728,971.00 dengan realisasi sebesar Rp. 3,657,413,266.00 atau 82,94%

10. Keluarga Berencana & Keluarga Sejahtera

Pada tahun 2016, urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera terselenggara dengan 3 (Tiga) program dan 5 (lima) kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera  tahun 2016sebesar 100%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan KB dan KS  adalah sebagai berikut

NoIndikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Prevalensi peserta KB aktif68,16 %
2Rasio petugas lapangan KB/penyuluh KB (PLKB/ PKB) di setiap desa/kelurahan100%

 

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar  Rp. 1.853.078.200,00 dengan realisasi sebesar Rp. 1.830.177.000,00  atau 98.76%

11. Perhubungan

Pada tahun 2016, urusan perhubungan terselenggara dengan 9 program dan 15 kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan perhubungan tahun 2016 sebesar 89,73%. Adapun indikator capaian kinerja pelaksanaan urusan Perhubungan adalah sebagai berikut

 

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Angkutan darat0,0007Jumlah angkutan darat 43/ jumlah penumpang pada tahun 2016 sebanyak  59.130 orang

 

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 10.348.956.892,00 dengan realisasi sebesar Rp. 8.917.687.071,00 atau 86.17%

12. Komunikasi Dan Informatika

Pada tahun 2016, urusan komunikasi dan informatika terselenggara dengan 4 (empat) program dan 8 (delapan) Kegiatan.Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan komunikasi dan informatika tahun 2016 sebesar 100%.

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1.Web site milik pemerintah daerahAda
2.Pameran/expo1 kali

 

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 2.523.487.100,00 dengann realisasi sebesar Rp. 2.358.287.420,00 atau 93.45%

13. Pertanahan

Pada tahun 2016, urusan pertanahan terselenggara dengan 3 (tiga) program dan 6 (enam) kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan pertanahan tahun 2016 sebesar 92.5%. Pelaksanaan pengadaan tanah pada tahun 2016 terealisasi 17 lokasi dari dari 20 lokasi yang direncanakan pada APBD murni maupun APBD Perubahan.

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1Luas lahan bersertifikat15,69%
2Penyelesaian Kasus Tanah Negara100%
3Penyelesian Ijin Lokasi100 %
4.Pelaksanaan pengadaan tanah85%

 

Adapun Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 28.603.955.874,00 dengan realisasi sebesar Rp. 17.038.254.691,00 atau 59.57%

14. Kesatuan Bangsa Dan Politik Dalam Negeri

Pada tahun 2016, urusan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri terselenggara dengan 18 program dan 38 kegiatan. Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri  tahun 2016 sebesar 97,73%.

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1.Kegiatan pembinaan politik daerah1 kegiatan100%
2.Kegiatan pembinaan terhadap LSM, Ormas dan OKP2(dua) kegiatan100%

 

Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 9.507.504.576,00realisasi sebesar Rp. 8.615.330.211,00 atau 90.62%

15. Otonomi Daerah

Pada tahun 2016, urusan ini terselenggara dengan 116 program dan 400 kegiatan. Capaian kinerja program dan kegiatan otonomi daerah sebesar 100%. Satuan Kerja Perangkat Daerah Penyelenggara Urusan Otonomi Daerah Meliputi, Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat Kabupaten, DPPKD, BKD Diklat, BPM PPT, 8 Kecamatan, DP Korpri dan ULP. Pelaksanaan urusan otonomi daerah meliputi berbagai aspek diantaranya administrasi pemerintahan, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah dan kepegawaianan daerah. Untuk administrasi keuangan daerah pemerintah kabupaten Sumbawa Barat sudah mendapat predikat WTP pada   tahun 2014 dan 2015. Dalam rangka meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, antara lain dilakukan pengembangan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan monitoring dan evaluasi pembangunan. Selain itu juga telah melakukan peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Persentase pencapain program dan kegiatan pada Urusan Otonomi Daerah

No.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1.Sistim Informasi Manajemen Pemda3 buahSimda Keuangan, Simda Aset dan Simpeg
2.Indeks Kepuasan Layanan MasyarakatTidak Ada

 

Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan Otonomi Daerah sebesar Rp. 311.072.663.194,00 dengan realisasi sebesar Rp. 244.758.831.877,00 atau 78.68%.

16. Pemberdayaan Masyarakat & Desa

Padatahunanggaran 2016, urusanpemberdayaanmasyarakatdandesaterselenggaramelalui 11 Program dengan 36 Kegiatan. Capaian kinerja penyelenggaraan urusan pemberdayaan masyarakat dan desa berdasarkan output pelaksanaan program dan kegiatan mencapai 100%.

 

Indikator kinerja urusan pemberdayaan masyarakat dan desa

N0.Indikator kinerja

 

Persentase Capaian Indikator KinerjaKeterangan
1PKK aktif100 %
2Posyandu60,17 %

 

Adapun alokasi anggaran sebesar Rp.24.925.476.852,00 dengan realisasi mencapai Rp. 22.673.207.625,00 atau sebesar 90.96%.

  1. Sosial

Pada tahun 2016, urusan social dan badan penanggulangan bencana terselenggara dengan 13 (tiga belas) program dan 29 (dua puluh Sembilan) kegiatan.Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan sosial pada tahun 2016 sebesar 86,44%. Adapun indikator capaian kinerja perangkat daerah berdasarkan Indikator Kinerja Kunci adalah sebagai berikut:

NoIndikator KinerjaPersentase /realisasi Capaian KinerjaKeterangan
1Persentase penyandang cacat, baik fisik dan mental serta lanjut usia yang tidak potensial3,20 %Dari 1,342 Jumlah penyandang cacat fisik dan mental, serta lanjut usia tidak potensial yang seharusnya menerima jaminan sosial dalam satu tahun hanya 43 yang menerima bantuan.
2PMKS yg memperoleh bantuan sosial63,09%
3Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan panti rehabilitasi10 (sepuluh)

 

Satuan Perangkat Daerah pelaksana urusan Sosial pada tahun 2016 adalah Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Badan  Penanggulangan Bencana Daerah, dengan alokasi anggaran  sebesar Rp 10.708.277.313,00 dengan realisasi sebesar 9.330.388.364.00  atau 87.13%

18. Kebudayaan

Pada tahun 2016, urusan Kebudayaan terselenggara melalui 1 (satu) program dengan 1 (satu)kegiatan. dengan Capaian penyelenggaraan urusan kebudayaan mencapai 100%. Adapun indikator penyelenggaraan urusan kebudayaan berdasarkan indikator kinerja kunci adalah:

NoIndikator KinerjaPersentase /realisasi Capaian KinerjaKeterangan
1Penyelenggaraan festival seni dan budaya8  kali
2Sarana penyelenggaraan seni dan budaya9 (sembilan) buah
3Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang dilestarikan100 %

alokasi anggaran  sebesar Rp 22.510.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 16.510.000.00  atau 73.35%.

Statistik

Pada tahun anggaran 2016, urusan statistik terselenggara melalui 1 Program dengan 5 Kegiatan, dengan Persentase capaian kinerja program dan kegiatan tersebut mencapai 100 %. Adapun indikator penyelenggaraan urusan berdasarkan indikator kinerja kunci adalah:

NoIndikator KinerjaPersentase /realisasi Capaian KinerjaKeterangan
1Buku ”kabupaten dalam angka”Ada
2Buku ”PDRB kabupaten”Ada

Alokasi anggaran sebesar Rp. 467.759.649,00 dengan realisasi sebesar Rp. 456.798.016,00 atau 97.66%.

Kearsipan

Pada tahun 2016, urusan kearsipan terselenggara dengan 7 (Tujuh) program dan 20 (dua puluh) kegiatan, dengan Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan kearsipan  tahun 2016 sebesar 100%. Adapun indikator penyelenggaraan urusan berdasarkan indikator kinerja kunci adalah:

 

NoIndikator KinerjaPersentase /realisasi Capaian KinerjaKeterangan
Penerapan pengelolaan arsip secara baku2,77%Dari 37 SKPD baru 1 SKPD yang melaksanakan
Kegiatan peningkatan SDM pengelola kearsipan2 Kegiatan1.    Pembinaan/Bimbingan Teknis Kearsipan di Lingkungan SKPD/Instansi

2.    Pembinaan/Bimbingan Teknis Kearsipan di Lingkungan Desa/Kelurahan

Urusan kearsipan terselenggara dengan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016. Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 1.885.053.973,00- dengan realisasi sebesar Rp. 1.655.498.644,00 atau 87.82%.

Perpustakaan

Pada tahun 2016, urusan perpustakaan terselenggara dengan 2 (dua) program dan 6 (enam) kegiatan, Persentase pencapaian program dan kegiatan pada urusan perpustakaan tahun 2016 sebesar 100%. Adapun indikator penyelenggaraan urusan berdasarkan indikator kinerja kunci adalah:

NoIndikator KinerjaPersentase /realisasi Capaian KinerjaKeterangan
1Koleksi buku yang tersedia di perpustakaan daerah81,23 %
2Pengunjung perpustakaan25,933484 pengunjung dari jumlah penduduk 134.343 tahun 2016.

 

Urusan Perpustakaan terselenggara dengan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016. Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan urusan tersebut sebesar Rp. 164.850.000,00- dengan realisasi sebesar Rp. 164.850.000,00 atau 100%. (BERSAMBUNG….)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *