Sumbawa Besar,Kabar Sumbawa—Tipis dan Banyak Rongga itulah kondisi jalan yang dielukan oleh sebagian masyarakat Desa Lenangguar khususnya warga yang berlokasi di Gang PLN, Proyek pemeliharaan jalan hotmix di dalam Desa Lenangguar yang bersumber dari APBD II tahun anggaran 2016 telah selesai dikerjakan dengan panjang kurang lebih 200 meter. Namun hasil pengerjaan proyek tersebut tampaknya tidak maksimal dan mendapat protes dari warga.
Protes warga tersebut lebih pada kualitas dari hasil pengerjaan proyek yang telah rampung di akhir tahun itu. Menginggat fakta lapangan di beberapa titik bahkan terlihat aspal kurang menutup dasar jalan. Bahkan terlihat banyak rongga di permukaan hotmix yang telah disebar. Ketebalannya bahkan dipastikan tidak merata. Adanya perbaikan jalan dilokasi tersebut disambut baik oleh warga,dimana pemerintah daerah telah memberikan perhatiannya terhadap lokasi tersebut. Akan tetapi bukan berarti masyarakat bukan menerima dengan begitu saja tanpa member saran dan masukan kepada pemerintah daerah. mengingat fakta yang ada, hasil pengerjaannya dilihat tidak maksimal. Bahkan hasilnya bisa dikatakan tidak bertahan dalam satu tahun, demikian diungkapkan salah seorang tokoh pemuda Desa Lenangguar, Erwin Karisna Putra mengkritisi.
Lanjutnya, dalam proses pengerjaan proyek tersebut sebenarnya warga menerima manfaat, namun saat pengerjaan, masyarakat juga berkali-kali memberikan saran dan komplain kepada petugas yang ada, namun hal itu tidak digubris. Bahkan keesokan harinya semua alat yang digunakan untuk pengerjaan langsung diangkut. “saya sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah desa Lenangguar untuk segera mengkomunikasikan kepada pemerintah yang lebih tinggi tentang kondisi tersebut”.katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Lenangguar Asraruddin yang di konfirmasi Minggu (8/1/17)membenarkan telah menerima laporan pengaduan dari masyarakat terkait proyek tersebut. Bahkan di hari saat pengaduan tersebut disampaikan, kades mengaku langsung menghubungi kepala bidang yang menangani masalah jalan tersebut di dinas PU, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. Dan rencanannya pada senin (9/1/17) dirinya akan menghadap langsung ke Dinas PU untuk melaporkan secara resmi permasalahan ini.”jelasnya”(KS/002)















