Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mematangkan persiapan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) melalui kajian kelayakan lokasi dan pengumpulan data teknis sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji mengatakan, tim konsultan IPB Consulting melakukan survei lapangan untuk menghimpun data kondisi lahan, peternakan, ketersediaan bahan baku pakan, aksesibilitas, tata ruang, serta aspek lingkungan.
Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, menjadi salah satu lokasi yang dikaji lebih Namun, kepastian lokasi pembangunan tetap menunggu hasil kajian kelayakan dan pemenuhan persyaratan yang berlaku.
Menurutnya, persiapan ini merupakan tindak lanjut koordinasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan PT Berdikari terkait rencana pemanfaatan lahan daerah untuk mendukung pengembangan industri ayam terintegrasi.
Program HAT diharapkan mampu memperkuat sektor peternakan, meningkatkan nilai tambah jagung lokal, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemkab Sumbawa akan terus mengawal proses persiapan bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, PT Berdikari, dan pemangku kepentingan terkait, dengan memastikan aspek legalitas lahan, kelayakan teknis, dan perlindungan lingkungan terpenuhi sebelum pembangunan dilaksanakan. (KS)









