iklan caleg
Politik & Pemerintahan

Sumbawa Verifikasi dan Validasi Penerima Program Desa Berdaya

Avatar photo
8
×

Sumbawa Verifikasi dan Validasi Penerima Program Desa Berdaya

Sebarkan artikel ini
Produk Bumdes Disiapkan Ramaikan MXGP Samota 2022
Rahman Ansori

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tengah melakukan varifikasi dan validasi data penerima bantuan Progtam Desa Berdaya.

Plt. Kepala DPMD Sumbawa Rachman Ansori menyebutkan, pihaknya mencatat sedikitnya sekitar 450 kepala keluarga (KK) di empat desa yang mendapatkan bantuan dari program tersebut.

 

“Saat ini kita masih dalam tahap verifikasi dan validasi terhadap penerima bantuan program desa bedaya,” kata Ansori, Rabu (04/03/2026) di Sumbawa.

Menurutnya, setelah datanya sudah valid baru akan dilakukan pembinaan serta pelatihan lebih lanjut. Termasuk akan melihat jenis usaha yang akan dikerjakan.

Disebutkan, ada empat desa yang mendapatkan program Desa Berdaya. Yakni, Desa Lape, Labuhan Aji, Motong, dan Padasuka dengan jumlah penerima 450 KK. Penerima program ini, akan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp7 juta dengan jenis usaha yang disesuaikan.

“Bantuan yang akan kita berikan nanti sifatnya hanya stimulan, sehingga mereka bisa keluar dari kemiskinan ekstrem. Jadi hari ini masih penyelesaian verivali data sasaran,” ucapnya.

Pola pendampingan yang dilakukan oleh tim sudah dibentuk dengan cara melakukan pemetaan potensi KK yang dibina. Hal itu dilakukan kata dia, supaya sampai dana yang sifatnya stimulan tersebut, habis begitu saja dan tidak memberikan manfaat apapun.

“Jadi, penerima bantuan ini akan didampingi selama dua bulan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Kami juga akan tetap melakukan pembinaan lebih lanjut sekaligus pengawasan oleh pendamping,” ucapnya.

Saat ini, jumlah pendamping yang berada di Kabupaten Sumbawa berjumlah 12 orang. Pendamping desa ini akan mendampingi sekitar 50 KK.Pengawasan yang dilakukan tidak hanya dari provinsi melainkan juga dari daerah untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Pendampingan tetap sama kami juga (DPMD) selain pendamping yang direkrut pemerintah provinsi. Kami juga akan memantau sehingga program kabupaten dan provinsi berjalan linear,” jelasnya.

Penyaluran bantuan tersebut nantinya akan langsung ditransfer melalui rekening masing-masing penerima untuk kegiatan produktif yang sudah dipetakan sebelumnya. Misalnya di bidang peternakan ayam, kambing, atau usaha tani sesuai potensi masing-masing desa.

“Kami berharap program ini bisa berjalan maksimal dan pelaksanaannya tepat sasaran, supaya masyarakat di desa sasaran bisa keluar dari kategori kemiskinan ekstrem,” ujarnya. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *