Politik & Pemerintahan

Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumbawa Menuju Proses Realisasi

Avatar photo
×

Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumbawa Menuju Proses Realisasi

Sebarkan artikel ini
Dedi Heriwibowo

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kabar baik datang dari Program Stategis Nasional (PSN) yang sedang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Rencana pembangunan Sekolah Rakyat Daerah (SRD) berproses menuju tahapan realisasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo kepada wartawan, Kamis (26/02/2026).

IKLAN PERTAMINA
banner 325x300

Dijelaskan, lokasi pembangunan proyek pendidikan berkonsep terpadu tersebut telah ditetapkan di atas lahan milik pemerintah daerah di depan Area Pertamina Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, seluas 26 hektar. Dari total luas tersebut, sekitar 5 – 6 hektar akan digunakan untuk komplek sekolah rakyat.

“Lokasinya sudah disetujui dan dikonfirmasi. Lahan Pemda di Badas itu siap digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Dedy.

Dikatakan, diperkirakan proses tender pekerjaan berlangsung pada April mendatang pemerintah pusat. Jika tidak ada kendala, maka tahapan konstruksi diperkirakan mulai terlihat pada triwulan ketiga tahun ini. Diperkirakan, pembantunan sekolah rakyat ini akan menelan anggaran sekitar Rp200 miliar dan akan dibiayai pemerintah pusat.

“Perkiraan tender bulan April di pusat. Setelah itu masuk tahapan pembangunan sekitar triwulan ketiga,” jelasnya.

Sementara kaitan dengan operasional sekolah jelasnya, pemerintah daerah masih menunggu kepastian. Namun demikian, jika pembangunan telah rampung, maka aktivitas RSD akan terpusat di lokasi baru tersebut, termasuk fasilitas asrama bagi siswa. Konsepnya tetap sama dengan yang sudah berjalan saat ini, hanya berpindah ke kompleks yang lebih representatif dan terpadu.

“Kalau belum bisa pindah tahun ini, maka penggunaan lokasi SMP 4 akan diperpanjang. Namun, harapan kita tahun depan sudah bisa beroperasi penuh di lokasi baru. Semua akan bergabung di sana, terpusat. Asrama juga di lokasi itu. Konsepnya tetap sama, satu sistem,” ujarnya.

Terkait seluruh fasilitas yang telah terpasang di lokasi sementara, dipastikan tidak akan dibongkar. Tetap ditinggalkan sebagaimana adanya di lokasi. Sementara itu, jenjang pendidikan dasar hingga menengah pertama, akan dipusatkan di kompleks baru Sekolah Rakyat.

“Nanti SD sampai SMP di sana semua. Terpusat,” imbuhnya.

Untuk jenjang pendidikan menengah atas, Pemkab Sumbawa masih menunggu perkembangan kebijakan pemerintah pusat terkait rencana pembentukan Sekolah Unggulan Garuda. Apabila program tersebut terealisasi, diharapkan lulusan Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan di sekolah unggulan tersebut. (KS)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *