Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – SMPN 1 Moyohulu menggelar kegiatan In-House Training (IHT) pada Sabtu (14/2/2026) fokus pada penerapan coding dan Kecakapan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam pembelajaran.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa untuk membekali guru menghadapi tantangan teknologi modern.
Melalui pelatihan ini, sekolah berkomitmen untuk mengintegrasikan logika digital ke dalam kurikulum guna meningkatkan kualitas perencanaan serta praktik mengajar di kelas.
Dalam paparannya, Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kabid Pembinaan SMP Junaidi, S.Pd., M.Pd., menyoroti bahwa hambatan utama adopsi teknologi seringkali terletak pada kapasitas memori manusia dalam menyerap informasi teknis yang kompleks.
Sebagai solusinya, ia menekankan penggunaan analogi sederhana agar konsep abstrak coding dapat dipahami dengan logika sehari-hari. Strategi ini diharapkan memudahkan para guru dalam menjembatani teori dan praktik, sehingga transformasi digital tidak hanya berhenti pada ketersediaan alat, tetapi juga pada penguasaan konsep secara mendalam.
Lebih lanjut, Junaidi menegaskan bahwa coding dan KKA adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan dalam ekosistem digital. Kemampuan dalam mencipta kreasi digital harus dibarengi dengan kemampuan memproteksi nilai-nilai di dunia maya atau bertindak sebagai faktor keamanan siber yang kuat.
Dengan pemahaman ini, pendidik diharapkan tidak hanya mengajarkan cara membangun sistem, tetapi juga bagaimana menjaga integritas dan keamanan data di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan.
Kegiatan ini mempertegas peran guru sebagai benteng moral di era digital. AI harus ditempatkan secara proporsional sebagai alat pendukung kreativitas, bukan pengganti peran pendidik dalam mengarahkan etika siswa.
Dengan terlaksananya IHT ini, SMPN 1 Moyohulu diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya mahir mengonsumsi teknologi, tetapi juga mampu memahami logika serta keamanan di baliknya demi menghadapi tantangan masa depan yang dinamis. (KS/Dedi)





