Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Oprit pada Jembatan Samota III di Dusun Aik Bari, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, mengalami penurunan. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan cuaca dan beban yang melintasi jembatan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa membenarkan kondisi ini. Ia berdasama Kabag Administrasi Pembangunan hari ini, Rabu (11/06) sore, mendampingi Wakil Bupati turun ko lokasi.
“Terkait dengan adanya informasi kerusakan jembatan, setelah kita lakukan pengecekan bahwa memang terjadi penurunan oprit jembatan,” ungkapnya kepada wartawan.
Ia memastikan, kondisi tersebut masih terbilang aman untuk digunakan. Sebab, kerusakan tidak terjadi pada struktur utama jembatan.
“Bukan pada bagian utama jembatan. Kalau kita melihat kondisi itu, masih aman tidak, karena ada keretakan pada pondasi, yang turun hanya bahu jalan saja,” jelasnya.
Kondisi ini akan dilaporkan kepada pemerintah pusat melalui Balai Jalan Negera segera dilakukan penanganan. Mengingat, dalam waktu dua atau tiga bulan mendatang, sudah memasuki masa panen jagung di wilayah setempat. Jembatan tersebut menjadi salah satu akses utama angkutan hasil panen.
“Kami akan segera melaporkan ke Balai Balan Negara untuk penanganan. Ini menjadi atensi pemda karena 2 bulan atau 3 bulan ke depan akan memasuki musim penan jagung. Nanti kendaraan pengangkut jagung akan melintasi jembatan ini,” pungkasnya. (KS/Ika)






