iklan caleg
PendidikanPolitik & Pemerintahan

Dikbud Sumbawa Dorong Upaya Digitalisasi Jaga Tradisi dan Budaya Lokal

Avatar photo
8
×

Dikbud Sumbawa Dorong Upaya Digitalisasi Jaga Tradisi dan Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini
Sutan Syahril

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa terus berupaya menjaga tradisi dan budaya lokal memaluo digitalisasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dikbud Sumbawa melalui Kabid kebudayaan Sutan Syahril kepada media belum lama ini.

Menurutnya, di tengah arus globalisasi yang deras, tradisi dan budaya lokal seringkali menghadapi tantangan yang signifikan. Generasi muda semakin terpapar pada budaya asing dan minat terhadap kearifan lokal cenderung menurun dan pengetahuan tradisional berisiko hilang ditelan zaman. Namun, di era digital ini, teknologi hadir bukan sebagai ancaman melainkan sebagai jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa depan.

“Salah satu yang kami lakukan adalah menjadikan budaya dalam pembelajaran serta digitalisasi budaya yang ada,” ungkapnya.

Ia mengatakan teknologi menjadi solusi inovatif untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan tradisi dan budaya lokal Kabupaten Sumbawa.

“Teknologi ini dapat kita manfaatkan secara efektif untuk menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya lokal. Mulai dari digitalisasi arsip hingga pengembangan platform interaktif,” jelasnya.

Peran teknologi untuk pelestarian tradisi dan budaya lokal merupakan hal yang krusial. Tradisi dan budaya lokal bukan sekadar kumpulan ritual atau artefak kuno, melainkan fondasi identitas suatu komunitas yang mengandung nilai-nilai luhur, pengetahuan empiris dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tradisi dan budaya lokal merupakan komponen penting dalam membangun identitas yang kuat dan beragam, karena itu harus terus kita lestarikan,” tambahnya.

Selain itu, atraksi budaya dan tradisi lokal dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Partisipasi dalam kegiatan budaya dan tradisi juga dapat mempererat hubungan antar anggota masyarakat, menumbuhkan rasa memiliki dan memperkuat kohesi sosial,” terangnya. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *