Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sejumlah klub penembak di Kabupaten Sumbawa meminta akan kepengurusan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) setempat, diperjelas. Terlebih lagi, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Menurut Sekretaris Bintang Samawa Shooting Club (BSSC), Deden Fitriyadi, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait kepengurusan Perbakin Kabupaten Sumbawa.
“Menurut informasi Koni Sumbawa, tidak pernah kepengurusan sekarang dikukuhkan. Karena di dalam AD-ART Koni menyasaratkan apabila cabor yang telah terbentuk kepengurusannya wajib dikukuhkan paling lama 6 bulan oleh Koni. Tetapi saat ini sudah dua tahun lebih belum juga dikukuhkan,” ungkapnya.
Deden mengaku, pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan terkait pembentukan kepengurusan Perbakin Sumbawa yang ada saat ini. Padahal, seharusnya semua klub harus dilibatkan dalam pembentukannya.
“Pembentukan pengurus harus ada tim formatur dalu. Dulu kita pernah diundang oleh Ketua Perbakin saat ini, tapi hanya untuk kopdar, namun tidak ada surat mandat dari klub untuk pembentukan kepengurusan,” terangnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Crow Hunting Club Fahri Bahanan. Ia meminta agar kepengurusan Perbakin Kabupaten Sumbawa diperjelas sebelum Porprov NTB 2026 dimulai.
Sebagai bendahara Perbakin Sumbawa periode sebelumnya, ia mengakui tidak pernah dilibatkan dalam pembentukan kepengurusan yang ada saat ini.
“Kita bendahara perbakin sebelumnya. Kita tidak pernah diajak. Seharusnya kepenguran Pebakrin diperjelas terlebih dahulu. Dibenahi oleh Koni kerena induk organisasi. Koni harus mempejelas dan mempertegas kepengurusan perbakin ketika ada kepengurusan baru,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, memberi tanggapan terkait persoalan ini. Pihaknya telah meminta kepada Perbakin Provinsi NTB untuk segera mengukuhkan kepengurusan Perbakin Sumbawa yang telah dibentuk sebelumnya.
“Tetapi sampai hari belum ada. Walau belum saya terima secara resmi suratnya, informasinya ada rencana pengukuhan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Terkait dengan protes dari klub, hingga saat ini ia jug belum merima surat resmi dari mereka. Namun, demi keharminsan organisasi, ia menyarankan agar para pihak duduk bersama. Baik Perbakin, maupun seluruh klub Penembak yang ada di Kabupaten Sumbawa.
“Kira-kira apa keinginan klub harus didengar oleh Perbakin. Cabor tidak mungkin bisa jalan kalau tidak ada klub. Koni sumbawa siap memfasilitasi keduanya,” harapnya. (KS)






