Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sempat dilakukan penanganan secara darurat oleh Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ruas Jalan Batu Bangka – Prajak, Kecamatan Moyo Hilir kembali putus diterjang banjir bandang.
Banjir di lokasi disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah setempat, Jumat (26/01/2026) sore kemarin. Derasnya hujan dengan intensitas tinggi selama berjam-jam menyebabkan air meluap dan menghanyutkan ruas jalan darurat penghubung Batu Bangka–Dusun Prajak.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WITA ini, menjadi kejadian banjir kesekian kalinya di wilayah tersebut. Jalan darurat yang selama ini menjadi satu-satunya akses vital warga kembali rusak, membuat mobilitas masyarakat sempat lumpuh total.
Akses yang terputus berdampak langsung pada aktivitas harian warga. Sejumlah pelajar terhambat menuju sekolah, pekerja kesulitan beraktivitas, hingga pedagang tak bisa membawa barang dagangan ke pasar. Warga terpaksa memutar jauh atau menunda kegiatan mereka.
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi, Dinas PUPR NTB Mustafa ST MT, mengatakan, tim teknis bersama alat berat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
“Kami menerima laporan dan langsung mengirim tim. Jalan ini urat nadi aktivitas warga, jadi harus secepatnya dipulihkan,” ujarnya, Sabtu (31/01/2026).
Proses normalisasi dilakukan dengan membersihkan material lumpur dan puing yang menutup badan jalan, membuka saluran drainase yang tersumbat, serta memperbaiki bagian jalan yang tergerus arus. Pemeriksaan struktur jalan sekitar juga dilakukan untuk mencegah kerusakan susulan.
Dalam waktu relatif singkat, akses jalan akhirnya kembali bisa dilalui kendaraan, meski warga tetap diminta berhati-hati.
Mustafa menambahkan, pihaknya tak hanya fokus pada perbaikan darurat, tetapi juga langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Pemeliharaan drainase rutin, pemantauan cuaca, serta edukasi kepada warga untuk menjaga kebersihan saluran air akan diperkuat.
Ia menegaskan komitmen PUPR untuk menjaga infrastruktur jalan tetap aman dan fungsional, terutama di daerah rawan banjir seperti Moyo Hilir.
Dengan pulihnya akses Batu Bangka–Prajak, aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Namun warga diimbau tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan banjir di wilayah ini sudah berulang kali terulang. (KS/Dedi/Septi)







