Sumbawa, kabarsumbawa.com – Rumah Sakit Provinsi NTB di Sumbawa, RSMA H.L. Manambai Abdulkadir, membuka Penerimaan Pegawai Non ASN BLUD Tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis dan nonmedis.
Pengumuman penerimaan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 800.1.2/249/RSMA/2026. RSMA menyediakan puluhan formasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SMA/SMK, DIII, hingga sarjana.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Syamsul Hidayat, menyatakan pihaknya akan memantau seluruh proses rekrutmen Pegawai Non ASN BLUD RSMA Sumbawa.
Syamsul menilai sistem seleksi yang direncanakan masih memiliki kelemahan, khususnya jika menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Menurutnya, sistem tersebut berpotensi merugikan tenaga honorer yang telah lama mengabdi.
“Ada ketidakadilan jika menggunakan sistem CAT. Kami khawatir tenaga honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi kalah bersaing dengan peserta yang baru lulus,” kata Syamsul usai kunjungan ke RSMA Sumbawa, Kamis (29/1/2026).
Sekretaris DPD PAN Kabupaten Sumbawa itu meminta manajemen RSMA meninjau ulang sistem seleksi yang akan digunakan. Ia mendorong adanya penilaian tambahan bagi tenaga honorer.
“Harus ada kredit poin untuk tenaga honorer. Jangan disamakan dengan peserta yang baru lulus,” tegasnya.
Syamsul juga menyebutkan, saat ini terdapat 442 tenaga honorer kesehatan di Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 168 orang di antaranya tidak lolos seleksi PPPK Paruh Waktu.
“Sebagian karena kelalaian administrasi. Sekitar 200 orang lainnya belum genap dua tahun masa kerja, namun pada Januari ini beberapa sudah memasuki dua tahun,” pungkasnya. (Ks)







