Politik & Pemerintahan

Gerakan Sumbawa Mengaji Dimulai dari Pendopo Bupati

Avatar photo
×

Gerakan Sumbawa Mengaji Dimulai dari Pendopo Bupati

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 67 Tahun Kabupaten Sumbawa, Gerakan Sumbawa Mengaji resmi dimulai. Kegiatan dimulai dari Pendopo Bupati Sumbawa, Minggu (11/01/2026) tadi malam.

Menurut Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Gerakan Sumbawa Mengaji merupakan ikhtiar kolektif memperkuat fondasi spiritual masyarakat.

Ia menilai bahwa, pembangunan daerah perlu berjalan seiring antara kemajuan fisik dan penguatan spiritual, agar capaian pembangunan memiliki makna dan keberlanjutan.

Bupati juga mencontohkan keberhasilan putri daerah asal Desa Lamenta, Kecamatan Empang, Yuni Wulandari, yang telah mengharumkan nama Sumbawa sebagai juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat internasional. Prestasi tersebut disebut sebagai bukti nyata bahwa Sumbawa memiliki potensi besar di bidang Al-Qur’an bila dibina secara konsisten dan serius.

Pada kesempatan itu, Bupati mencanangkan program mengaji dan berdo’a rutin setiap malam Jum’at, yang direncanakan berlangsung sebulan sekali di Musholla Pendopo Bupati.

Program ini diharapkan menjadi tradisi baru yang memperkuat ikatan spiritual antara pemerintah daerah dan masyarakat.

 

Lebih lanjut, Bupati mengumumkan rencana pembukaan Rumah Tahfiz Al-Qur’an di lingkungan Musholla Pendopo. Program ini ditujukan bagi anak-anak yang memiliki minat dan komitmen kuat untuk menghafal Al-Qur’an secara intensif.

Tahap awal direncanakan menampung sekitar 10–15 peserta, dengan guru yang digaji secara rutin, pembelajaran terstruktur, serta dukungan konsumsi bagi para santri.

Untuk menjamin keberlanjutan program, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan berkolaborasi dengan BAZNAS dalam aspek pembiayaan dan pengelolaan. Kolaborasi ini diharapkan memperluas dampak program, sekaligus menghadirkan keberkahan bagi daerah.

Haflah Al-Qur’an dalam rangka Sumbawa Mengaji ini menjadi penanda bahwa peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan diisi dengan langkah substantif membangun karakter dan spiritualitas.

Sementara itu, Ketua Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah Kabupaten Sumbawa (IPQOH), H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pendopo dipilih sebagai titik awal Sumbawa Mengaji untuk meneguhkan keteladanan.

Menurutnya, pusat pemerintahan idealnya juga menjadi pusat pembinaan nilai, tempat do’a, tilawah, dan pembentukan karakter bertemu dengan kerja-kerja pembangunan.

“Kita awali Sumbawa Mengaji dari Pendopo. Dari sini kita ingin menyalakan semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *