Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa mengkonfirmasi adanya ratusan tenaga kesehahat (Nakes) di Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang tidak diperpanjang kontraknya.
Namun demikian, Kepala Dikes Sumbawa Sarip Hidayat memastikan, bahwa pelayanan kesehatan seluruh fakses milik pemerintah daerah tidak terganggu dan berjalan normal sebagaimana mestinya.
“Berdasarkan evaluasi kami dengan kepala puskesmas, pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya.
Disebutkan, total 424 orang tenaga kesehatan yang tidak diperpanjang kontraknya. Mereka terdiri dari tenaga bidang dan berawat. Jumlah tersebut tersebar di 26 puskes dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa.
Ia mengakui, beberapa tenaga kesehatan yang tidak diperpanjang kontraknya itu, memiliki masa kerja bervariasi, ada yang kurang dari satu tahun, bahkan telah lebih 10 tahun. Hanya saja, mereka tidak terdata ke dalam database BKN, sehingga tidak dapat terakomodir ke dalam pengangkatan PPPK Paruh Waktu.
“Penyebabnya bermacam-macam. Ada yang tidak mengikuti pendataan, ada yang keliru saat mengunggah dokumen, seperti mengunggah foto copy SK padahal sistem meminta SK asli. Ada juga yang melewatkan proses pendataan karena kegiatan lain,” ungkap Sarif.
Ia menegaskan, Dinkes Sumbawa memprioritaskan keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat di tengah proses administrasi yang masih berlangsung. “Untuk sementara, pelayanan kami jaga dengan strategi saling mengisi,” pungkasnya. (KS)







