Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa Pipin Sakti Bitongo mengatakan, bahwa penerima bantuan bibit akan diseleksi secara ketat.
Hal ini dilakukan untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan dan bibit yang diberikan bisa tumbuh dengan baik.
Menurutnya, salah syarat utama yang harus dipenuhi oleh calon penerima bibit yakni ketersediaan lahan. Selain itu, lahan itu juga harus dipagar dengan baik supaya bantuan yang diberikan pemerintah nantinya tidak sia-sia karena rawan dimakan ternak.
“Syarat itu kami berlakukan karena kami khawatir bantuan itu akan sia-sia dan tidak berlanjut. Sehingga upaya pemerintah dalam mewujudkan Sumbawa hijau tidak tercapai,” ujarnya.
Ia pun meyakinkan, saat ini 21.450 bibit kemiri yang nantinya akan ditanam di beberapa wilayah kritis terutama di wilayah Empang Bawah dan Batulanteh sudah sangat siap. Tinggal menunggu waktu untuk penyerahan kepada calon penerima.
“Bibitnya sudah siap tinggal kita menunggu waktu yang tepat untuk mulai melakukan penanaman sehingga bibit-bibit tersebut tidak rusak saat ditanam nantinya,” pungkasnya. (KS)







