Politik & Pemerintahan

Reses di Berora, Dewan Dayat Soroti Kondisi Sarana Prasarana SDN Muhajirin

Avatar photo
×

Reses di Berora, Dewan Dayat Soroti Kondisi Sarana Prasarana SDN Muhajirin

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Syamsul Hidayat, S.E., M.Si, melaksanakan kegiatan reses di Desa Berora, Kecamatan Lopok, Kamis (13/11).

Ia mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, khususnya terkait kondisi sarana dan prasarana pendidikan di SDN Muhajirin yang dinilai masih sangat memprihatinkan.

Dalam dialog bersama kepala sekolah, guru, dan tokoh masyarakat, terungkap bahwa sekolah tersebut menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas seperti kursi siswa dan guru yang tidak memadai, belum adanya pagar tembok pengaman, serta kekurangan sarana pendukung pembelajaran seperti LCD proyektor dan komputer.

Kepala Sekolah Pelaksana Tugas (PLT) SDN Muhajirin menyampaikan bahwa pengadaan sarana tersebut tidak dapat dianggarkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena keterbatasan anggaran.

Dana BOS yang diterima sekolah hanya sekitar Rp6 juta per tahun dan dicairkan setiap triwulan sebesar Rp1,5 juta, sehingga tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan fasilitas dasar sekolah.

“Karena anggaran terbatas, kami para guru bahkan sering melakukan iuran pribadi untuk melengkapi sebagian sarana yang mendesak,” ungkap PLT Kepala Sekolah.

Selain itu, kondisi pagar sekolah yang belum terbangunjuga menjadi keluhan utama. Akibatnya, banyak hewan ternak warga yang bebas masuk ke lingkungan sekolah, mengganggu kenyamanan dan kebersihan area belajar. Tidak hanya itu, plafon ruang kelas belajardi SDN Berora juga belum tersedia, sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar-mengajar, terutama di musim panas dan hujan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Dayat menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan fasilitas pendidikan di Desa Berora melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Pendidikan adalah fondasi pembangunan daerah. Fasilitas yang layak harus menjadi prioritas agar anak-anak kita bisa belajar dengan nyaman dan aman,” ujar Dayat dalam kesempatan tersebut.

Kegiatan reses ini menjadi ajang penting bagi masyarakat Desa Berora untuk menyampaikan langsung aspirasi dan harapan mereka kepada wakil rakyat, terutama dalam hal peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *