Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2025 dari pemerintah pusat, dengan total anggaran mencapai Rp 1,5 miliar yang bersumber dari APBN.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi kawasan permukiman kumuh, serta meningkatkan kualitas lingkungan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah di daerah itu.
“Tahun ini Kabupaten Sumbawa mendapatkan alokasi BSPS berbasis sanitasi senilai sekitar Rp 1,5 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung perbaikan rumah warga sekaligus peningkatan kualitas sanitasi lingkungan,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa, Dian Sidharta.
Dijelaskan, program BSPS 2025 Berbasis Sanitasi tersebut menyasar 110 unit rumah warga di dua wilayah. Sebanyak 20 unit rumah berada di Kelurahan Bugis, dengan pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swadaya langsung oleh warga penerima manfaat.
Sementara itu, di Dusun Karang Padak Desa Labuhan Sumbawa, terdapat 90 unit rumah yang mendapatkan program serupa. Pekerjaan fisik di lokasi ini akan dilakukan dengan sistem swakelola tipe 4, yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat (Pokmas) setempat.
“Kegiatan BSPS berbasis sanitasi ini difokuskan pada peningkatan sarana sanitasi dasar. Seperti pembangunan dan perbaikan septic tank beserta resapan. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung hingga akhir Desember mendatang,” jelas Dian. (KS)







