Politik & Pemerintahan

Bupati Sumbawa Soroti Kondisi Hutan dan Infrastruktur Jalan di Ropang

Avatar photo
×

Bupati Sumbawa Soroti Kondisi Hutan dan Infrastruktur Jalan di Ropang

Sebarkan artikel ini
Bupati Jarot Tegaskan Tidak Toleransi Praktik Suap dalam Mutasi Pejabat
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.,

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com/ – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala perangkat daerah, melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Ropang pada Sabtu pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lebangkar sekaligus berdialog dengan masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan.

Bupati H. Jarot menyinggung kondisi infrastruktur jalan menuju Kecamatan Ropang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Ia mengakui bahwa akses menuju wilayah Ropang masih memprihatinkan, namun pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan (APBDP) untuk menangani sejumlah titik rawan.

“Perbaikan jalan menuju Ropang akan kita lakukan secara bertahap. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran di APBDP, dan kami berharap masyarakat ikut mengawal setiap progres pembangunan yang berjalan,” ujarnya.

Selain persoalan infrastruktur, H. Jarot juga menyoroti kondisi hutan di wilayah Sumbawa, termasuk di Ropang, yang saat ini semakin mengkhawatirkan. Ia menegaskan, kerusakan hutan akan berdampak langsung terhadap ketersediaan air dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.

“Hutan adalah sumber air. Jika terus dibiarkan rusak, maka yang akan menanggung akibatnya adalah anak cucu kita. Karena itu, kita semua harus bergerak menyelamatkan hutan,” tegasnya.

Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyelamatan Hutan sebagai upaya nyata menjaga kelestarian alam Sumbawa. Ia menegaskan tidak melarang masyarakat memanfaatkan hasil hutan, namun harus memperhatikan kawasan lindung yang tidak boleh diganggu.

“Saya punya mimpi untuk kembali menghijaukan Sumbawa. Mari kita kelola hutan secara bijak. Jangan di hutan yang dilindungi,” pesan Bupati.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menanam pohon yang bernilai ekonomi, terutama di kawasan hutan yang sudah gundul. Menurutnya, tanaman seperti kemiri sangat cocok dikembangkan di wilayah Ropang, karena selain mampu menjaga ekosistem, juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Hutan Ropang adalah salah satu jantung kehidupan Sumbawa. Mari kita hijaukan kembali dengan tanaman produktif seperti kemiri agar bermanfaat secara lingkungan dan ekonomi,” tutupnya. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *