Politik & Pemerintahan

Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN di Kabupaten Sumbawa Resmi Diluncurkan

Avatar photo
×

Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN di Kabupaten Sumbawa Resmi Diluncurkan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Quick Wins Program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), diluncurkan di Kabupaten Sumbawa, Jumat (19/09/2025) pagi.

Program nasional ini secara resmi diluncurkan oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Lantai III Kantor Bupati. Acara dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN NTB Dr. Lalu Makripuddin, M.Si. Hadir pula, anggota Forkopimda, Kepala Dinas P2KBP3A Sumbawa, Camat, dan peserta lainnya.

Quick Wins merupakan strategi percepatan yang terdiri dari lima program unggulan yang dirancang untuk mencapai target pembangunan keluarga berkualitas secara efektif dan efisien.

Kelima program ini meliputi, GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), dan Super Apps Keluarga.

Bupati Sumbawa Syarfuddin Jarot mengatakan, Quick Wins memang dirancang untuk memberikan hasil cepat, tetapi keberlanjutan tetap penting. Oleh karena itu, ia menekankan adanya kolaborasi nyata semua pihak.

“Saya minta dilakukan penandatanganan komitmen kerja sama antara pemerintah kabupaten, Perbankan, pelaku usaha, bumn/bumd, dan Timm bkkbn ntb. Komitmen tidak harus bernilai ratusan juta. Bisa berupa dukungan lokasi, pelatihan, logistik, atau jabatan fungsional tenaga pengasuh,” kata bupati.

Kemudian, skala dan monitoring sederhana. Memilih 3 desa pilot per program, ukur indikator sederhana dan laporkan triwulanan. “Keberhasilan kecil yang terukur lebih penting daripada janji besar yang samar,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN NTB Lalu Makripuddin mengatakan, 20 tahun lagi akan memasuki tahun 2045, yang artinya 100 tahun Indonesia merdeka. Menurutnya, 20 tahun merupakan waktu yang singkat. Namun, tantangan SDM masih cukup komplek, terutama angka stunting masih tinggi.

Lanjutnya, stunting menentukan kualitas SDM ke depan. Maka harus ada langkah cepat dan kebijakan yang tepat dalam penanganan stunting.

“Kalau itu bisa kita lakukan dengan baik, maka stunting bisa kita cegah. Makanya program ini merupakan program berkelanjutan. Langkah ini harus kita lakukan serempak oleh semua stakeholder. Tidak bisa oleh satu dinas. Itu kenapa Kabupaten Sumbawa meluncurkan program pusat ini, karena sejalan dengan visi misi Sumbawa unggul, maju dan sejahterah,” pungkasnya. (KS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *