Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Dinas Sosial (Disos) Sumbawa mencatat bahwa ada sekitar 19.087 rumah tangga dengan kategori kemiskinan ekstrem, dengan total individu sebanyak 64.063 jiwa.
Data ini berdasarkan hasil rekap Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang tersebar di seluruh kecamatan.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Syarifah menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan program khusus untuk membantu masyarakat miskin ekstrem, seperti bantuan PKH, BPNT, dan PBI APBN serta APBD, BLT, dan bantuan sosial lainnya.
Syarifah juga menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin yang berada di desil dua kesejahteraan sosial mencapai 14.247 kepala keluarga atau 48.867 jiwa, sedangkan untuk desil 3 kesejahteraan sosial mencapai 14.965 kepala keluarga atau 45.904 jiwa.
Secara keseluruhan, jumlah penduduk miskin di Sumbawa Barat mencapai 170.136 kepala keluarga atau sekitar 529.192 jiwa.
Disos Sumbawa Barat telah meminta desa untuk melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan orang-orang yang masuk dalam DTSEN tersebut apakah berhak menerima bantuan atau tidak.
Verifikasi lapangan perlu dilakukan untuk menekan adanya bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.
Namun, Disos Sumbawa membutuhkan bantuan dari desa untuk melakukan verifikasi tersebut karena keterbatasan tenaga yang dimiliki.







