Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah meresmikan Masjid Asy – Syifa Fakultas Kesehatan Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar yang bekerjasama dengan Yayasan As – Syiddiq Al – Chairiyah, Minggu (16/02/2025) pagi.
Hadir pada kesempatan tersebut, Rektor UNSA Prof. Syafuddin Iskandar, M.Pd., Ketua Yayasan As – Syiddiq Al – Chairiyah H. Syahid Bahanan, Kepala Kantor Agama Sumbawa Faisal Salim, Perwakilan MUI Sumbawa Lutfi Makki, Sekda Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo, Waka I DPRD Sumbawa Beliyan Rayes, Wakil Rektor dan Dekan.
Ketua Yayasan As – Syiddiq Al – Chairiyah H. Syahid Bahanan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terbangunnya masjid yang telah diidamkan oleh semua orang, khususnya FKES UNSA. “Masjid yang Mereka sangat tunggu dan pada hari ini sudah terbangun kokoh dan kita resmikan bersama,” ungkapnya.
Dijelaskan, ini merupakan bantuan langsung dari Saudi Arabia yang disampaikan melalui Yayasan As – Syiddiq Al – Chairiyah. Sejak tanggal 25 Novemver 2024, kurang lebih 40 hari sejak pelatekan batu pertama, hingga saat ini bisa dituntaskan pembangunannya.
“Ini berkat bantuan dan dorongan dari kita semua khususnya ibu dekan FKES yang sangat mendorong kami untuk segera mendapatkan dan menyelesaikan masjid ini,” ujarnya.
Sebagai laporan tambahnya, sebanyak 130 masjid telah terbangun di Kabupaten Sumbawa dengan anggaran sekitar Rp 300 – 800 juta per unitnya. Saat ini, masih menunggu 40 proposal untuk dapat direalisasikan. “Mudah-mudahan masjid ini bisa kita manfaatkan menjadi barokah selama-lamanya,” harapnya.

Rektor UNSA, Prof. Syaifuddin Iskanda, M.Pd., menyampai terima kasih dan apresiasi kepada Yayasa As – Syiddiq Al – Chairiyah yang telah menginisasi, serta mendapingi usulan masjid ini sejak tahun lalu. “Salam hormat kami kepada donator,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donator lain yang telah ikut memberikan sumbangsih terhadap fasilitas masjid ini. “Sekda selaku dewan penyantun, BNI, Bank NTB, PDAM dan donator lain yang ikut memberikan dukungan. Rencana ini kita ingin tambah teras sekitar 2 meter dan sudah disanggupi oleh Ketua DPRD Abdul Rafiq saat itu,” jelasnya.
Secara khusus juga, ia menyampaikan apresiasi kepada Dakan FKES UNSA dan jajarannya yang telah secara maksimal menyiapkan ini semua.
“Terima kasih kepada dekan dan seluruh jajaran di FKES yang sudah bekerja, dan akan kita nikmati ini. Ke depan, segera bentuk pengurus masjidnya, buatkan program kerjanya,” pintanya.
Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, menyampaikan bahwa, hari ini merupakan hari yang istimewa dan penuh berkah bagi semua, karena secara bersama berkumpul dalam rangka peresmian masjid Asy-Syifa Fakultas Kesehatan Universitas Samawa. Sebuah momen yang menandai semakin kuatnya nilai-nilai spiritual dalam lingkungan akademik, sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian terhadap penguatan karakter religius bagi generasi muda.
“Atas nama pemerintah kabupaten sumbawa, saya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini. keberadaan masjid ini bukan sekadar sebuah bangunan fisik, tetapi juga simbol ketaatan dan ketakwaan kita kepada allah subhanahu wa ta’ala. masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat ibadah, dakwah, serta kegiatan keislaman yang memberikan manfaat luas bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga harus sejalan dengan pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. FKES UNSA, telah menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
“Dengan adanya masjid ini, saya berharap mahasiswa dapat semakin memperkokoh keimanan dan ketakwaan mereka, sehingga kelak menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berjiwa sosial tinggi,” kata bupati.
“Selain sebagai tempat ibadah, saya juga berharap masjid asy-syifa ini dapat difungsikan sebagai pusat kajian keislaman dan tempat pembinaan spiritual bagi seluruh civitas akademika. mari kita jadikan masjid ini sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kita kepada allah, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta memperdalam ilmu agama demi keberkahan hidup dunia dan akhirat,” tambahnya.
Lebih lanjut bupati, di era modern ini, dihadapkan pada berbagai tantangan, baik di bidang akademik, sosial, maupun moral. oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjadikan agama sebagai pedoman utama dalam setiap langkah dan keputusan yang kita ambil. Dengan adanya masjid di lingkungan kampus, semoga semua semakin dekat dengan Allah dan selalu dalam lindungan-nya.
“saya mengajak kita semua untuk senantiasa memakmurkan masjid ini dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. semoga masjid asy-syifa menjadi ladang amal jariyah bagi semua yang telah berkontribusi dalam pembangunannya, dan semoga allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan keberkahan-nya kepada kita semua,” tukasnya. (KS/02)







